Skip to main content

Anger Management


Apa itu Anger Management?

Haloo teman-teman semua! Apa kabarnya? Kali ini saya akan membahas mengenai pengelolaan amarah atau bisa juga kita sebut dengan Anger Management. Nah, apa sih kira-kira anger management itu? Menurut saya sendiri, anger management adalah bagaimana cara kita untuk bisa mengelola amarah atau emosi kita sendiri. Karena pada saat diri kita dikuasai oleh amarah, diri kita cenderung untuk kehilangan kendali atas segala hal dan akan melakukan apapun untuk melampiaskan kemarahan kita. Marah itu wajar, karena kita pun manusia yang memiliki perasaan akan segala hal. Tetapi, ketidakmampuan untuk mengontrol amarah dapat menyebabkan kemungkinan-kemungkinan buruk yang akan terjadi pada tubuh, jiwa, maupun lingkungan kita ke depannya. Pastinya kita semua tidak akan mau hal itu sampai terjadi, bukan? Nah, maka dari itu, ada baiknya untuk mengetahui bagaimana caranya kita dapat memiliki pengelolaan amarah yang baik sehingga dapat meminimalisir kemungkinan buruk yang terjadi pada kita maupun lingkungan di sekitar kita.

 

Bagaimana Cara untuk Mengendalikan Amarah?

Terdapat beberapa cara untuk mengendalikan emosi yang benar dan baik yang menurut saya akan sangat berguna jika kita bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Berikut di bawah ini adalah beberapa caranya:

1. Mencoba untuk Menenangkan Diri

Jika kita merasa mulai marah, cobalah untuk memusatkan pikiran untuk menenangkan diri. Ambil napas dalam-dalam dan buang napas secara perlahan, menurut riset penelitian, jika kita mengulanginya sebanyak lima kali maka emosi akan kembali seimbang. Kita juga dapat mencobanya dengan meminum air putih supaya membantu diri kita untuk lebih tenang.

2. Berpikir Sebelum Berbicara

Pada dasarnya, berpikir sebelum berbicara merupakan faktor yang sangat penting untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari karena penting bagi kita semua untuk selalu berbicara yang sopan serta tidak menyinggung atau menyakiti perasaan orang lain. Pada saat kita sedang dilanda emosi, diri kita cenderung untuk melampiaskan kemarahan dengan cara berbicara kasar atau berbicara hal-hal yang biasanya sudah lama kita pendam sehingga pada saat marah semuanya langsung kita luapkan. Cobalah untuk berpikir dahulu dengan matang dan kondisi diri yang tenang sebelum berbicara saat kita marah karena kemungkinan besar kita akan menyesal dengan apa yang kita ucapkan.

3. Memikirkan Sesuatu yang Lucu

Saat emosi sudah benar-benar meluap, kita bisa mengalihkannya pikiran kita dengan cara memikirkan sesuatu yang menurut kita lucu dan membuat kita tertawa. Sesuatu tersebut dapat berupa segala hal lucu yang pernah terjadi dalam hidup kita dan hal-hal lain sebagainya.

4. Tidak Menyimpan Dendam

Cobalah untuk tidak menyimpan dendam untuk diri kita sendiri maupun orang lain. Tidak baik bagi diri kita sendiri jika memiliki dendam yang tersimpan dalam diri kita karena menurut saya hal itu sangat mengganggu ketenangan, kedamaian, dan kebahagiaan hidup kita. Menyimpan dendam juga menyebabkan seseorang lebih mudah emosi. Bayangkanlah betapa lebih mudahnya hidup jika kita tidak memiliki dendam terhadap siapapun.

5. Introspeksi Diri

Tanyakanlah pada diri sendiri apa yang membuat kita marah. Biasanya rasa amarah tidak jarang muncul dari faktor yang ada pada diri kita sendiri. Maka dari itu, sebelum terlanjur menyalahkan orang lain, alangkah baiknya kita mencoba untuk introspeksi diri terlebih dahulu agar amarah kita pun juga dapat cepat terkendali.

6. Menjauhi Sesuatu yang Membuat Marah

Ketika sedang marah, alangkah baiknya untuk menjauhi sesuatu yang dapat membuat kita marah untuk sementara waktu baik itu berupa seseorang maupun suatu hal agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Dengan menjauhi hal tersebut kita dapat memanfaatkan waktu sendiri untuk menenangkan diri.

 

Nah, itu semua adalah cara mengelola amarah menurut diri saya sendiri. Semoga bermanfaat bagi kalian yang membacanya yaa. Kalau ada informasi yang kalian tahu seputar anger management, silakan berbagi di kolom komentar yang telah tersedia di bawah ini yaa. Terima kasih!

Comments

  1. Wah menarik sekali kak Alfiyah, aku itu orangnya terkadang sulit sekali mengelola amarahku, apalagi kalau aku sudah marah terkadang omongan yang aku keluarkan tidak terkontrol dan bisa menyakiti orang lain. Terima kasih banyak kak tips untuk mengendalikan amarahnya, sangat berguna sekali!

    ReplyDelete
  2. wah menarik sekali saya suka maah” gajelas soalnya

    ReplyDelete
  3. biasanya kalau dari saya, lebih memilih untuk diam dan jaga jarak dulu hehe. supaya tidak makin emosi dan makin kemana-mana. setelah tenang, saya baru mencoba berbicara lagi. selain itu biasanya saya juga berusaha mengatur nafas pelan-pelan dan mengalihkan perhatian kepada hal lain

    ReplyDelete
  4. wahh sangat bermanfaat sekali informasinya. kalau saya biasanya untuk mengendalikan emosi dengan cara menonton tayang-tayangan komedi. dengan begitu, saya secara perlahan akan lupa dengan emosi yang saya miliki.

    ReplyDelete
  5. Tema yang dibahas menarik ๐Ÿ‘
    Nah sy mau menambahkan info nih, kalau lagi marah usahakan diam dan posisikan diri kita serendah mungkin, contohnya ketika sedang berdiri sebaiknya duduk karena posisi yg lebih tinggi memungkinkan kita bisa meluapkan amarah dengan leluasa

    ReplyDelete
  6. kalau aku pribadi bukan tipe orang yang gampang marah tapi kalau sekali marah bisa sampai jadi pendendam, nah yang aku lakuin untuk meredam amarahku dengan jalan keliling sambil cari udara, hitung hitung nyegerin pikiran, kalau dirasa udah reda baru pulang

    ReplyDelete
  7. Wihh pembahasan yang sangat menarik nih. Aku sendiri termasuk pribadi yang memiliki EQ yang bisa dibilang standar yah, jadi buatku agak susah untuk mengontrol emosi, tapi aku juga bukan pribadi yang bisa mengekspresikan diriku dengan mudah. Nahloh:)
    Ketika ada masalah sering kali memendam, baik itu amarah sedih maupun kekecewaan, ketika sudah sampai batas tertentu bisa saja tiba-tiba meluap. Sebaiknya memang kita memiliki hobi atau seseorang yang bisa membantu kita dalam meredam dan menyelesaikan permasalahan tersebut ^o^

    ReplyDelete
  8. Menarik banget dan aku setuju bahwa amarah itu perlu dikelola karena rasa marah yang tidak dikontrol dapat mengganngu kesehatan seperti pusing, darah tinggi, stroke bahkan hingga serangan jantung. Maka dari itu kelola amarah kita untuk menjaga kesehatan dan ketentraman kita bersama.

    ReplyDelete
  9. Waahh menarik banget ya kak...saya sendiri kalo lagi marah tapi saya mensiasatinya dengan diam..dan menahan amarah saya,, krena saya berfikir kalo udah yaudah gimana lagi... Cuma. Tidak bisa dipungkiri memang manusia itu mudah emosi jika kenyataan tidak sesuai dengan harapan tas haha

    ReplyDelete
  10. Pembahasannya cocok banget buat aku yang sering marah, biasanya caraku meredam amarah cuma bisa diem kalo ga gitu ya tidur, makasih kak:)

    ReplyDelete
  11. Ketika kita sudah terbawa emosi sangat susah untuk mengontrolnya. Biasanya hal yang saya lakukan dalam kondisi tersebut yaitu pergi dari sumber masalah dan mengambil air wudhu, sehingga suasana hati dan pikiran akan terasa lebih tenang

    ReplyDelete
  12. Cocok banget nih buat aku yang kadang masih belum bisa mengontrol diri ketika marah, terima kasih tipsnya...

    ReplyDelete
  13. Ilmu yang sangat berguna banget terutama untuk kita-kita anak muda yang sering banget dapet mood swing ataupun labil yang gatau kenapa terkadang tiba-tiba marah. Padahal jika kita gabisa mengontrol amarah bisa berakibat fatal terutama dalam hubungan sosial. Intropeksi diri dan menghindari pemicu amarah adalah salah satu cara untuk meredakan amarah karena dengan mengenali diri sendiri dan apa pemicunya itu artinya kita juga dapat mengatur emosi dan hal tersebut termasuk kedalam salah satu manajemen stress.

    ReplyDelete
  14. Wah informasi nya sangat bermanfaat, dan relate dengan saya yang sering kali masih kesulitan mengatur emosi

    ReplyDelete
  15. di masa seperti ini manajemen emosi. salut tema blog yang diberikan sangat menarik untuk dibacaa

    ReplyDelete
  16. makasi banyak infonya, emang sih kalau lagi marah tuh astaghfirullah suka nyesel sendiri juga setelahnya wkwk relate banget sih, thank u infonya

    ReplyDelete
  17. terima kasih alfiya atas informasinya, bermanfaat sekali๐Ÿ‘๐Ÿ‘ kalau dari saya untuk mengatasi rasa amarah sih saya biasanya diem dan jaga jarak dulu kemudian abis itu saya introspeksi kesalahannya apa dan kadang juga saya mengeluarkan unek2 tersebut dengan menyanyi atau kegiatan lain yang mengasyikkan

    ReplyDelete
  18. Infonya bagus banget nih, kalo ada menambahkan untuk tetap berpikir jernih agar tetap tidak marah

    ReplyDelete
  19. kalau saya sendiri biasanya lebih ke menghindari hal yang membuat saya marah. tapi beberapa hal kadang juga datang secara tiba-tiba sehingga membuat marah. kalau itu terjadi saya biasanya melakukan ini: ketika sudah terlihat bahwa hal atau kegiatan atau apapun itu dapat membuat saya marah, saya berusaha menjaga jarak; kemudian apabila sudah terlanjur terjadi dan berakhir dengan membuat saya marah saya akan memberikan jarak juga dengan pergi menjauh dari hal tersebut supaya marah tidak berkelanjutan kemudian saya akan menenangkan diri dengan menyendiri versi saya hehe kayak jalan-jalan, main game, nonton.

    ReplyDelete
  20. Anger Management merupakan proses belajar mengenali tanda-tanda seseorang menjadi marah dan mengambil tindakan untuk menenangkan diri untuk menghadapi situasi dengan cara yang produktif. Anger management bukan berarti mencegah atau menahan perasaan marah.

    ReplyDelete
  21. Anger management sangat membantu dalam pengendalian kita menghadapi suatu masalah agar dapat berpikir dengan sehat

    ReplyDelete
  22. Informasi yang sangat penting karena, anger management perlu dipahami karena, tak jarang karena amarah yang sulit dikendalikan seorang manusia bisa bertindak nekat dan merugikan orang lain. Hal tersebut dapat dicegah dengan anger management yang baik dari individu tersebut.

    ReplyDelete
  23. wah informatif sekali ini kak, bermafaat buat aku yg emosian hehehe next post mungkin bisa dibahas penyebab yang lebih mendetail kak

    ReplyDelete
  24. Saya biasanya mengendalikan emosi dengan cara memendam. Namun ketika itu sudah menumpuk, saya luapkan dengan jalan - jalan kota. Disitulah saya merasa tenang dan tentram

    ReplyDelete
  25. wah sangat menarik sekali nih, pembahasannya. tapii sering menahan amarah juga tidak baik ya bagi kesehatan mental katanya.. apakah demikian ?

    ReplyDelete

Post a Comment